Film Romantis Indonesia Terbaik

Film Romantis Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Film romantis Indonesia terbaik, Film romantis memanglah pilihan yang pas buat ditonton bersama pendamping. Tetapi, tidak seluruh film romantis berakhir senang, terdapat juga sebagian film romantis dengan akhir yang menyedihkan. Gimana juga ending-nya, film romantis dapat jadi hiburan di saat senggang.

Dunia perfilman Indonesia juga hadapi kemajuan yang lumayan pesat dalam ranah film romantis. Telah banyak bermunculan film bagus dari genre romantis yang suguhkan cerita menarik. Apalagi, sebagian mengarahkan cara yang pas dalam menempuh ikatan bersama pasangan.

Daftar Film Romantis Indonesia Terbaik

Noktah Merah Perkawinan

Film romantis Indonesia terbaik yang pertama adalah Noktah Merah Perkawinan, Rumah tangga Ambar(Marsha Timothy) dan Gilang(Oka Antara) lagi di ujung tanduk. Seluruh ini berawal dari campur tangan kedua orang tua mereka.

Awal mulanya Ibu Ambar sering memohon dorongan Gilang buat membiayai kakak Ambar yang ada di luar negeri. Sesungguhnya Ambar telah memohon suaminya buat menolak, tetapi Gilang selalu melakukannya diam-diam.

Bukannya mengutarakan keluhannya kepada Ibu mertuanya, Gilang malah menggambarkan permasalahan ini pada ibunya. Walhasil, semenjak saat itu Ibu Gilang memandang Ambar dan besannya sebagai orang” mata duitan”. Apalagi, Ibu Gilang berani menghina dan menjatuhkan martabat Ambar di hadapan suami dan kedua anaknya.

Ambar berupaya buat membenarkan hubungannya dengan Gilang. Tetapi, komunikasi di antara keduanya memanglah telah tidak sehat. Apalagi, Ambar pernah memohon dorongan konsultan perkawinan, tetapi Gilang menolak ide tersebut.

Rumah tangga mereka terus menjadi terguncang, pasca Gilang jatuh cinta pada Yuli(Sheila Dara Aisha). Wanita ini merupakan murid ambar di kelas lokakarya. Sesungguhnya Yuli sudah mempunyai pacar, tetapi ia lebih aman di saat bersama Gilang. Bagaimanakah kelanjutan cerita Ambar, Gilang dan Yuli?

Sempat dipandang sebelah mata, Noktah Merah Pernikahan sukses mencuri atensi pasca tayang di Netflix. Film arahan Sabrina Rochelle Kalangie ini mengadaptasi ceritanya dari sinetron bertajuk sama yang terkenal tahun 1996.

Buat saya, film ini harus ditonton oleh pasangan muda ataupun yang lagi bersiap buat menikah. Alasannya, film romantis dan melodrama ini menampilkan berartinya komunikasi, melindungi aib keluarga, dan menghalangi campur tangan orang tua di saat berumah tangga.

Sayap-Sayap Patah

Film romantis Indonesia terbaik selanjutnya yakni Sayap-Sayap Patah, romantis dan tragis, istilah tadi memanglah sesuai buat menggambarkan Sayap-Sayap Patah. Termotivasi dari cerita nyata, film arahan Rudi Soedjarwo ini menceritakan tentang kerusuhan berdarah di Mako Brimob pada 2018.

Adji(Nicholas Saputra) dan Nani(Ariel Tatum) merupakan pasangan muda yang lagi menikmati indahnya rumah tangga. Kebahagiaan mereka terus menjadi lengkap, saat Nani diketahui lagi memiliki anak pertama mereka.

Di balik senyum senang Nani, tersirat rasa takut dan takut suaminya berangkat bekerja. Sesungguhnya Adji merupakan anggota dari satuan spesial anti teroris di kepolisian, sehingga tugasnya cukup beresiko. Terlebih terdapat banyak kabar tidak mengenakkan tentang polisi yang tewas saat bertugas.

Nani pernah meminta supaya Adji menyudahi dari pekerjaannya, tetapi suaminya itu menolak dan selalu teguh buat mengemban tugas dan kewajibannya sebagai seorang polisi. Perihal inilah yang pernah membuat rumah tangga mereka retak.

Suatu hari, Nani menyaksikan siaran tv mengenai aksi kerusuhan di Mako Brimob. Para teroris ganas itu melakukan penyerangan dan penyekapan terhadap para polisi yang berada di lokasi. Tetapi, Nani tidak ketahui jika salah satu korbannya merupakan si suami.

Dilihat dari alur ceritanya, Sayap-Sayap Patah sukses menggugah emosi para pemirsa. Alurnya yang slow burning, membuat pemirsa terlena dengan romansa Adji dan Nani, tetapi mimpi indah mereka berakhir di Mako Brimob. Chemistry antara Nicholas Saputra dan Ariel Tatum juga nampak sangat luar biasa.

Kukira Kau Rumah

Bukan tanpa alasan Kami memasukkan Kukira Kau Rumah dalam list film Indonesia romantis terbaik sepanjang masa. Film arahan Umay Shahab ini terbilang sangat unik dan langkah, sebab menyatukan romansa dengan genre psikologi, tepatnya menyoroti pengidap Bipolar.

Wanita itu bernama Niskala(Prilly Latuconsina) yang sejak SMA divonis mempunyai Bipolar. Kelainan ini membuat gejolak emosinya tidak terkontrol, sehingga kedua orang tuanya setuju buat menjauhkan Niskala dari dunia.

Orang tuanya bisa jadi berpikir cara ini efisien buat mental Niskala, sementara itu realitasnya tidak. Niskala sangat mau beraktifitas seperti wanita wajar.

Untungnya, si Ibu dan kedua teman-temannya ingin menolong Niskala buat menikmati dunia luar. Diam-diam berkuliah, di kampusnya Niskala berjumpa dengan seorang pemuda bernama Pram(Jourdy Pranata).

Awal mulanya Niskala membenci Pram sebab perilaku sombong dan acuhnya. Tetapi sehabis mengenalnya lebih dalam, nyatanya Niskala dan Pram mempunyai banyak kesamaan. Cinta juga muncul di hati Pram dan Niskala. Apalagi, keduanya berusaha untuk saling menyembuhkan luka hati mereka dengan bersama.

Sayangnya, ikatan Niskala dan Pram memperoleh banyak perlawanan. Suatu kesalahpahaman membuat orang tua dan teman Niskala membenci Pram. Kemudian, gimana cara 2 insan yang terluka ini menyelamatkan cinta mereka?

Milea: Suara dari Dilan

Jika film Dilan 1990 dan Dilan 1991 mengisahkan perjalan cinta pendamping iconic Dilan dan Milea dari sudut pandang sang wanita. Hingga sekuel terakhirnya adalah Milea: Suara dari Dilan menggambarkan kembali cerita cinta mereka dari sudut pandang sang laki-laki, Dilan.

Dilan(Iqbaal Ramadhan) akhirnya memberanikan diri buat mengutarakan cintanya kepada Milea. Sesungguhnya cerita cintanya ini tidak sebaik dan sehebat yang diceritakan Milea. Terdapat banyak hal-hal nyeleneh yang dicoba Dilan buat memperoleh hati Milea, salah satunya memohon restu dari Ibu-nya dengan segelas air putih yang dibacakan pesan Al-Fatihah.

Dilan juga akhirnya mengakui, kalau ia tidaklah sosok yang kuat. Tampaknya Dilan merupakan anak muda emosional yang berupaya mencari kesenangan, kebebasan, dan jati dirinya sendiri. Bersama Milea merupakan salah satu perihal sangat membahagiakan menurutnya.

Tetapi, terdapat masa saat Dilan merasa lemah sebab tidak dapat dan kandas membuat Milea senang. Wanita itu menangis sebab dilecehkan mantan pacarnya, sampai ditampar oleh teman-temannya sendiri. Dilan juga mengakui, kalau ia tidak dapat menahan rasa cemburu saat Milea dekat dengan laki-laki lain.

Agar tidak membosankan, sekuel terakhir ini menyelipkan cerita Milea dan Dilan pasca lulus sekolah. Keduanya dipertemukan lagi dalam reuni SMA, dari sinilah kalian bisa menduga apakah ikatan mereka happy ending ataupun sad ending.

12 Cerita Glen Anggara

Aku percaya anak muda”era now” memahami film satu ini, 12 Cerita Glen Anggara. Sekuel dari Mariposa ini mempunyai alur cerita yang ringan, tetapi dipadati dengan pelajaran hidup yang berharga.

Kisahnya bermula saat Shena(Prilly Latuconsina) memohon Glen(Junior Robert) jadi pacarnya. Awal mulanya Glen merasa heran, tetapi sehabis mengenali keadaan Shena yang sesungguhnya, Glen juga menerima tawaran tersebut.

Nyatanya Shena menderita kandas ginjal dan sisa hidupnya tidak akan lama lagi. Melalui secarik kertas, Shena menuliskan 12 permintaan terakhir saat sebelum dia meninggalkan dunia ini. Kertas itu ditemui oleh Glen dan pemuda ini bernazar buat mengabulkan seluruh permintaan Shena.

Awal mulanya Glen cuma berpikir mau melakukan kebaikan, tetapi bersama Shena, terdapat banyak perihal dan sudut pandang baru yang didapatkannya. Glen yang awal mulanya tidak mempunyai tujuan hidup, saat ini ketahui apa yang disukai dan diinginkannya.

Sayangnya, usaha Glen buat penuhi kemauan Shena pernah memunculkan salah mengerti. Salah satu teman-temannya yang bernama Rian(Abun Sungkar), menyangka Shena cuma mau menggunakan kekayaan Glen buat kesenangannya sendiri. Benarkah demikian? Cari tau jawabannya dengan menyaksikan film ini, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *